📌 Sabtu, 21 Mei 2022 🌐

A Man Called Roberto

A Man Called Roberto

Roberto hanyalah seorang manusia biasa. Jika hidup ini adalah sebuah film, dia bukanlah pemeran utama yang namanya dituliskan pertama. Kalaupun harus beranalogi, kemungkinan dia akan menjadi consiglieri, sang penasihat dan negosiator ulung dalam kisah The Godfather. Atau The Face, sang spesialis yang pesonanya terkonversi menjadi berbagai fasilitas The A-Team dalam operasi ala militer guna membantu pihak teraniaya.

Kepergiannya terasa sangat mendadak. Bukan karena prosesnya yang cepat melainkan karena ketidaksiapan menerima kenyataan bahwa seorang yang masih cukup muda dan penuh semangat harus meninggalkan kami semua yang merasa masih belum cukup puas menikmati perannya dalam kehidupan kami.

Ketika muncul gagasan menyusun bunga rampai testimoni mengenai dirinya, tulisan-tulisan pun mengalir deras dari berbagai kalangan. Beragam kesaksian menguak sisi-sisi kehidupan Roberto yang mungkin

Hal ini sangat tampak dari respons banyak orang yang bersaksi tentang kehidupannya sebagaimana tertuang dalam buku kecil ini.

Roberto bukan superman. Dia hanya manusia biasa. Oleh sebab itulah kita sebagai manusia biasa sangatlah bisa meneladani apa yang sudah dilakukannya bagi sesama.

Demikianlah buku ini dipersembahkan bagi para manusia biasa, termasuk yang tidak mengenalnya.

📌 Sabtu, 21 Mei 2022 13:57 🌐

Tidak ada komentar:

Posting Komentar