People celebrating World
www.freepik.com
Kejenuhan mengikuti perdebatan yang kerap tak berujung dan tak produktif (bahkan ada yang menyebabkan pertengkaran) di berbagai grup media sosial melahirkan kesepakatan membentuk ruang baru yang menawarkan persahabatan, kegembiraan, kesahajaan, apa adanya, boleh sedikit ngaco asalkan tak melahirkan hoax dan debat kusir 🤣 Intinya, sebuah tempat di mana semua orang dihargai selaku manusia dan kawan seperjalanan.
Maka, pada tanggal 7 Juli 2019 berdirilah sebuah grup baru di Facebook yang bernama Alumni ITB Garis Lucu alias AIGL.
Diharapkan, para anggota bebas mengekspresikan jati dirinya tanpa tekanan untuk tampil bergaya ilmiah dengan segudang argumentasi sebagaimana sering dilabelkan pada alumni kampus Ganesha 10 Bandung. Di sini, semua topeng dan jubah ditanggalkan. Hanya tinggal sosok manusia dengan pribadi hakikinya yang ternyata amat beragam.
Rupanya yang disebut lucu tidaklah terbatas pada hal yang membangkitkan rasa geli melainkan juga gairah menemukan sisi lain dari berbagai nasib yang dikisahkan seseorang. Ya, definisi lucu ternyata demikian lebar spektrumnya.
Hal serius sekalipun bisa meledakkan tawa ketika ada komentar yang amat jauh dari persangkaan ataupun yang berlagak polos. Kisah menyeramkan bisa langsung melorot jadi dagelan Hal menyedihkan malah berubah jadi pembangkit semangat dan penghiburan yang bukan sekadar basa-basi. Konon pula cerita yang masuk ke soal domestik dan privat. Makin bikin ngakak.
Tak ada kata-kata yang bertujuan menjatuhkan melainkan permainan bahasa dengan hasrat membangun keakraban. Dan yang jauh lebih keren adalah kesanggupan menertawakan diri sendiri. Sangat boleh jadi inilah makna sense of humor paling tulen, yang merupakan cerminan optimisme bahwa semua akan baik-baik saja ketika sadar bahwa kita tidaklah sendirian. Derita akan berkurang saat dibagi, sementara sukacita yang dibagi justru akan semakin besar.
Maka, jangan heran jika ada yang mengaku sering tersenyum bahkan mendadak tertawa sendiri saat membuka grup AIGL (sehingga kerap menjadi tertawaan keluarga ataupun orang lain). Ada yang sampai lupa turun di halte tujuan karena keasyikan membaca dan mengomentari posting. Jangan tanya pula yang terpaksa menambah jam kerja akibat tergoda menyimak tuntas keseruan di AIGL.
Keterbukaan inilah yang membuat para warga di AIGL "saling mengenal" karakter satu sama lain walau belum pernah bertemu (apalagi yang berbeda jurusan dan angkatan di kampus). Akibatnya, ketika sungguhan ketemu, semua bisa langsung cair dengan saling berbalas cerita bahkan olok-olok tanpa sungkan dan sakit hati. Ibarat sobat yang dipertemukan kembali setelah berpisah sekian lama.
Dalam 3 tahun perjalanan berikut berbagai dinamikanya, sungguhlah terasa bahwa AIGL adalah tempat di mana semua tangan terbuka menyambut kehadiran siapa saja. Tempat semua orang saling kenal dan sapa. Tempat senyaman haribaan yang kita akrabi sejak kecil.
AIGL adalah rumah tempat hati berada dan berbagi.
#ultah3AIGL ❤️🏡
📌 9 Juli 2022 18:32 🌐
Tidak ada komentar:
Posting Komentar