📌 Sabtu, 27 Mei 2023 🌐

Kembalinya Pasukan Perang Darat

Kembalinya Pasukan Perang Darat

— Suara Hati

Lima tahun dalam penantian, akhirnya Pasukan Perang Darat (PPD) bangkit kembali ketika negara memanggil. Jika dahulu militansinya diperuntukkan bagi Joko Widodo (Jokowi), kali ini mereka tampil demi Ganjar Pranowo.

Kinerja Jokowi yang dipandang baik sehingga meraih tingkat kepuasan sampai 82% (survei LSI April 2023) menjadi konsiderans penting bahwa kemajuan dan arah perjalanan bangsa ini berada di koridor yang tepat sehingga perlu dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Mengingat konstitusi negara Republik Indonesia yang membatasi masa jabatan presiden maksimal 2 kali, maka perjalanan Jokowi pun harus berakhir di 2024. Oleh sebab itu, menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa penggantinya adalah orang yang tepat untuk menindaklanjuti pencapaian yang sudah diraih.

Dari 3 sosok yang digadang-gadang sebagai calon presiden, pilihan pun jatuh pada Ganjar Pranowo. Demikian banyak aspek pada diri beliau yang suai dengan kriteria. Selain kinerja yang teruji, juga kepribadiannya yang merakyat, sederhana, humoris, melayani, cepat tanggap, gesit, stamina tangguh, rekam jejak bersih, mengayomi semua kalangan, berjiwa muda, kesatria, tidak ketinggalan zaman, serta sederet karakter servant leader lainnya. Tidak lupa, dia juga adalah seorang suami dan ayah yang baik.

Lantas, kenapa PPD harus turun gunung jika Ganjar Pranowo dipandang sudah memenuhi kriteria sebagai sosok terbaik yang layak menjadi Presiden? Bukankah dia akan mudah memenangi kursi kepresidenan?

Semesta kiprahnya yang selama ini terbatas di Provinsi Jawa Tengah membuat semua prestasi dan kebaikannya belum membahana ke seantero negeri. Sederet keberhasilan yang dibangunnya di jenjang provinsi perlu diprojeksikan ke tingkat nasional. Kemajuan Jawa Tengah merupakan bukti nyata sekaligus cikal-bakal kemajuan menuju Indonesia Gemilang.

Inilah tugas para relawan. Inilah amanah yang diemban oleh PPD. Merupakan sebuah kehormatan untuk memberitakan kabar baik ini ke seluruh penjuru kota dan desa, di jalan-jalan, pasar, pertokoan, stasiun, perumahan, dan semua tempat di mana ada mata dan telinga. Terlebih, pada mereka yang masih memiliki hati terbuka serta cinta tulus pada negeri serta generasi masa depan.

Sebab, sejatinya, PPD adalah suara hati anak bangsa.

Salam takzim.

📌 27 Mei 2023 05:46 🌐

📌 Selasa, 21 Februari 2023 🌐

Balada Fana Seorang [Bukan] Biduan

Balada Fana Seorang [Bukan] Biduan

Menyimak kisah sendu Bang Andrew Simbolon tentang dunianya yang fana [1], ingatan langsung menerawang ke cita-cita masa silam. Kalau Bang Andrew kepingin jadi penyanyi rock setelah kuliah, saya pernah kesengsem jadi pesohor tarik urat leher ketika masih bersekolah dengan celana pendek alias SMP.

Saat itu nama Ebiet G. Ade sangat fenomenal sebagai penyair yang bernyanyi. Walau suaranya disebut-sebut mirip Jose Feliciano, sang penyanyi kondang tunanetra, syair lagunya sungguh menggoda karena bersahaja namun puitis. Konon pula dia menggunakan puisi-puisi karya Presiden Malioboro, Umbu Landu Paranggi, yang berkiprah di kawasan Yogyakarta bersama para tokoh sastra lainnya seperti Korie Layun Rampan, Emha Ainun Najib, Linus Suryadi AG.

Begitu pula ketika Guruh Soekarnoputra dan Eros Djarot menggetarkan blantika musik Indonesia dengan karya-karya monumental mereka yang mengusung kosa kata ajaib dalam lirik-liriknya, makin terbakar syahwat menulis lagu berbekal kamus bahasa kuno.

Sayang disayang, musikalitas saya tak sedahsyat hasrat. Bahkan suara pun amat jauh dari kategori merdu, halmana menyalahi kodrat sebagai orang Batak 😔 Mau daftar ikutan vocal group sekolah saja rasanya tak berani, apalagi paduan suara seperti Mak Lindes Dumaria Gultom. Boro-boro seperti Bang Toni P Sianipar yang bergabung di Elfa's Singers.

Walau ada beberapa lagu yang tercipta (atau sebagai penulis lirik karya kawan), dengan lapang dada saya kuburkan impian menjadi penyair yang bernyanyi. Baibay 👋

Ndilalah saat kuliah saya sempat beberapa kali didapuk sebagai vokalis band. Itu pun saya yakini bukanlah karena suara keren atau aksi panggung memesona melainkan karena tak ada kawan lain yang bersedia menanggung malu di atas panggung.

Kendati demikian, kecintaan pada musik membuat saya tak ragu terlibat aktif bersama kawan-kawan menyelenggarakan Festival Musik Solidaritas sebagai ajang kompetisi band antar angkatan di Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) ITB.

Begitu pula berbelas tahun setelah menjadi alumni, didaulat menyanyi karena para pemain band lebih sibuk berkutat dengan chord di instrumen masing-masing. Ini pun bukan di band delegasi angkatan yang bernama Musicology, melainkan sekte yang mengambil genre rock bernama Darkside of Musicology (DOM). Di Musicology sih saya hanya kebagian peran angkat-angkat alat musik atau jadi supporter Bonekology atau jadi badut jahil untuk klip video 😁

Ketika pandemi covid merajalela, saya kenal aplikasi bernama Smule. Mulailah saya punya media melampiaskan suara pas-pasan tanpa harus tersipu kena sorot spotlight. Dan di sinilah saya tahu bahwa Bang Andrew suaranya memang keren dan effortless sehingga layak dibanggakan sebagai orang Batak.

Barangkali karena saya lebih senior "sekian bulan" sajalah maka Bang Andrew sulit berkeberatan ketika saya join di Smule menyanyikan lagu Dream Theater yang berjudul "The Spirit Carries On" dengan urat leher nyaris putus ðŸĪŠ

www.smule.com

Demikianlah hikmah di dunia yang fana ini. Walau suara parah sehingga jauh dari layak sebagai biduan, ternyata lingkar pertemanan justru kian besar. Dan saya agak percaya bahwa nanti seusai kiprah di dunia fana ini spirit kita tetap bisa hadir melalui karya dan kenangan. Yekann, guyszz?

#aiglDuniaFanaCeleng

📌 Selasa, 21 Februari 2023 21:56 🌐

📌 Minggu, 22 Januari 2023 🌐

Berbagi Natal

Berbagi Natal

Penampilan Anak-anak Berkebutuhan Khusus

Keindahan kehidupan tercermin dari keselarasan dan kepedulian, khususnya antarmanusia. Berlimpah karunia Tuhan bagi alam semesta yang layak dibagi kepada semua.

Menjadi sangat luar biasa ketika suka cita kita dalam Perayaan Natal Bersama Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) pada tanggal 21 Januari 2023 kemarin diwarnai kehadiran anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) yang berbagi kegembiraan memuliakan Tuhan melalui penampilan kesenian dan kreativitas. Melalui mereka kita diingatkan menjadi manusia yang tak henti bersyukur walau dalam segala keterbatasan.

Perayaan kali ini memiliki misi berbagi dengan mereka yang oleh Tuhan dianugerahi keistimewaan sebagai ABK (Anak Berkebutuhan Khusus). Untuk itu, IA-ITB membuka pintu dukungan pelayanan bagi mereka melalui rekening donasi:

  • Bank Mandiri xxxxxxxxxxxxx
    (a/n IKATAN ALUMNI ITB)
  • Bank BCA xxxxxxxxxx
    (a/n IKATAN ALUMNI ITB)

* mohon tambahkan angka 25 pada akhir nominal.

yang akan disampaikan kepada:

  1. Yayasan Bhakti Luhur
  2. Yayasan HOPE
  3. Yayasan Tri Asih

Kiranya suka cita kita menyambut kasih Allah yang terwujud melalui kedatangan Anak-Nya kian bermakna melalui kepedulian pada mereka yang merindukan cinta kasih sesama.

Salam Natal bagi kita semua.

📌 Kamis, 19 Januari 2023 🌐

Yayasan Bhakti Luhur

Yayasan Bhakti Luhur

Yayasan Bhakti Luhur adalah lembaga sosial swasta yang menangani dan melayani lebih dari 500 anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) baik fisik maupun mental, yatim piatu, miskin, dan telantar. Banyak dari mereka yang bahkan tak tahu lagi keberadaan keluarganya.

Melalui yayasan ini para ABK belajar berbagai keterampilan, seperti membuat aneka olahan makanan ringan, bercocok tanam, kesenian, dan lain-lain.

Keterbatasan penglihatan (tuna netra), pendengaran (tuna rungu), komunikasi verbal (tuna wicara), anggota tubuh (tuna daksa), maupun mental (down syndrome, autis) tidak menghalangi mereka untuk memuji Tuhan melalui nyanyian, permainan angklung, serta tarian.

Bukankah sesungguhnya mereka adalah anak-anak yang sangat istimewa?

Mari bersama kita dukung mereka dalam Kebaktian dan Perayaan Natal 2022 IA-ITB yang akan diselenggarakan pada:

📆 Sabtu, 21 Januari 2023
🕖 10:00 WIB (GMT+7)
ðŸŦ Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Karet Kuningan, Jakarta Selatan

Pendaftaran kehadiran:
http://bit.ly/RSVP-NATAL-IAITB

Rekening donasi:
Bank Mandiri xxxxxxxxxxxxx (a/n IKATAN ALUMNI ITB)
Bank BCA xxxxxxxxxx (a/n IKATAN ALUMNI ITB)

* tambahkan angka 25 pada akhir nominal.

* Mohon bantuan untuk meneruskan ke grup WA/FB/Telegram alumni yang lain.
Terimakasih 🙏

📌 Kamis, 19 Januari 2023 17:21 🌐